Cadangan Devisa RI Naik US$ 171,2 Juta
Rabu, 27 Okt 2004 16:28 WIB
Jakarta - Cadangan devisa Indonesia sampai 23 Oktober 2004 tercatat sebesar US$ 34,98 miliar atau naik US$ 171,2 juta dibandingkan pekan sebelumnya. Kenaikan ini terutama disokong oleh penerimaan hasil migas.Menurut siaran pers dari BI, Rabu (27/10/2004), untuk posisi uang primer turun Rp 2,5 triliun yakni menjadi Rp 175,3 triliun. Penurunan itu terutama disebabkan oleh faktor musiman berupa penuruna uang yang diedarkan dan penurunan saldo giro bank. Sementara tagihan bersih kepada pemerintah pusat naik Rp 3,98 triliun hingga mencapai Rp 205,74 triliun. Peningkatan ini bersumber dari pembayaran dana alokasi umum (DAU), pembayaran utang luar negeri, penerimaan pajak dan penerimaan hasil migas. Untuk kredit likuiditas bank Indonesia relatif tidak mengalami perubahan. Sedangkan Operasi Pasar Terbuka secara netto memberikan dampak kontraksi sebesar Rp 9,06 triliun.Dengan berbagai kondisi tersebut diatas, maka Net Domestic Asset (NDA) pada pekan ini memberikan pengaruh kontraksi sebesar Rp 2,54 triliun sehingga mencapai Rp 9,9 triliun.
(qom/)











































