CIMB Niaga Raih Laba Rp 2,13 Triliun, Naik 8%

CIMB Niaga Raih Laba Rp 2,13 Triliun, Naik 8%

- detikFinance
Senin, 29 Jul 2013 13:39 WIB
CIMB Niaga Raih Laba Rp 2,13 Triliun, Naik 8%
Jakarta - Pada semester I-2013 ini, PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat perolehan laba bersih Rp 2,13 triliun. Laba ini naik 8% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1,98 triliun.

Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid mengatakan, kenaikan laba bersih didorong oleh pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp 4,92 triliun atau tumbuh 5% dari pencapaian periode yang sama tahun lalu Rp 4,68 triliun, serta kemampuan CIMB Niaga dalam menekan biaya provisi dan menjaga kualitas aset.
CIMB Niaga tetap tercatat sebagai bank terbesar kelima dari sisi aset, dengan perolehan aset Rp 202,20 triliun, meningkat 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 179,42 triliun.

Besaran laba per saham CIMB Niaga pada semester I-013 mencapai Rp 84,9, naik dari periode yang sama tahun lalu Rp 78,93.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di tengah iklim usaha yang menantang baik di tingkat global maupun di dalam negeri, dengan kenaikan suku bunga dan tekanan inflasi akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), CIMB Niaga tetap dapat mempertahankan pertumbuhan dalam penyaluran kredit dan pengumpulan dana pihak ketiga. Hingga akhir Juni 2013, CIMB Niaga telah menyalurkan kredit Rp 150,95 triliun, tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 137,46 triliun," tutur Arwin dalam siaran pers, Senin (29/7/2013).

Dari total penyaluran kredit tersebut, sektor perbankan lomersial memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar Rp 62,15 triliun (41%), menyusul sektor perbankan Konsumer dan perbankan Korporasi, masing-masing Rp 46,63 triliun (31%) dan Rp 42,17 triliun (28%).

Untuk segmen Syariah, CIMB Niaga mencatat total pembiayaan sebesar Rp 7,55 triliun per 30 Juni 2013, meningkat 77% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 4,27 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya kegiatan usaha syariah serta semakin bertambahnya jumlah Kantor Cabang Syariah menjadi 30 kantor cabang dari posisi yang sama tahun lalu sebanyak 26 Kantor Cabang Syariah.

"Seiring dengan pertumbuhan kredit, kami juga tetap berhati-hati terhadap kualitas aset dan berupaya menurunkan rasio gross non performing loan/NPL. Kami berhasil menurunkan rasio gross NPL sebesar 27 basis point (bps) YoY menjadi 2,25% per 30 Juni 2013. Adapun dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) kami tercatat di level 15,89%, meningkat 82 bps dibandingkan periode yang sama tahun 2012," terang Arwin.

Lalu dana pihak ketiga (DPK) yang dikumpulkan CIMB Niaga hingga semester I-2013 mencapai Rp 149,94 triliun, naik 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads