"Transaksi akan terus naik, puncaknya nanti di Jumat ini atau di H-2 lebaran," kata Direktur Utama Artajasa Arya Damar saat acara konferensi pers di Hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (31/7/2013).
Arya menjelaskan, sejak diberlakukannya penandatanganan nota kesepahaman layanan transfer antar prinsipal pada 6 Mei 2013 lalu, progres implementasi layanan transfer antar prinsipal ini terus mendapat dukungan dari kalangan perbankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini sebanyak 103 bank dan lembaga selain bank tergabung dalam ketiga prinsipal tersebut dan proses implementasi layanan ini pun dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.
Dia menyebutkan, transfer antar prinsipal ini atas inisiatif Bank Indonesia (BI) dengan menggabungkan ketiga prinsipal sistem pembayaran di Indoneisa yaitu PT Alto Network, pengelola jaringan ATM Alto, PT Artajasa Pembayaran Elektronis, pengelola jaringan ATM bersama, dan PT Rintis Sejahtera, pengelola jaringan ATM Prima.
Dia mengatakan, pada proses implementasi fitur ini, aspek sekuriti merupakan hal yang menjadi perhatian prinsipal dan nasabah. Di sisi prinsipal telah memastikan tidak ada perubahan atau pengembangan sistem yang signifikan. "Bank hanya perlu menambahkan kode bank saja," katanya.
Hingga Semester I-2013, transaksi ATM Bersama mampu mencapai 86 juta transaksi. Jumlah ini merupakan peningkatan sekitar 24% dari jumlah transaksi di Semester I-2012.
(dru/dru)











































