Penyaluran kredit ini dilakukan sebagai upaya membantu pengembangan usaha di sektor informal. KUR merupakan program kredit yang dijamin oleh pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pengusaha kecil.
"Usaha masyarakat lingkungan kumuh di perkotaan punya potensi, kita akan coba masuk ke daerah-daerah kumuh untuk usaha kecil seperti sepeda keliling yang menjual kopi," kata Direktur Utama BRI Sofyan Basir saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (12/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mencontohkan, kredit macet dari program penyaluran KUR untuk masyarakat pesisir khususnya nelayan, risikonya terus menurun. "Karena ada usaha ikan, nelayan juga bisa ke usaha rumput laut jika lagi berhenti mencari ikan. Ini kan sifatnya memberdayakan," kata Sofyan.
Hingga Juni 2013, penyaluran KUR oleh BRI tercatat sudah mencapai Rp 73 triliun secara keseluruhan. Sedangkan NPL sampai dengan Juni tercatat mencapai 2,2%.
Total nasabah KUR BRI sampai saat ini sudah tercatat sebesar 8,22 juta, di mana penyaluran terbesar KUR dilakukan terhadap sektor pertanian dan nelayan pesisir.
(dnl/dnl)











































