Gubernur BI: Jangan Samakan Krisis 1997/1998 dengan yang Terjadi Sekarang

Gubernur BI: Jangan Samakan Krisis 1997/1998 dengan yang Terjadi Sekarang

- detikFinance
Jumat, 06 Sep 2013 13:38 WIB
Gubernur BI: Jangan Samakan Krisis 1997/1998 dengan yang Terjadi Sekarang
Foto: Agus Martowardojo (dok.detikFinance)
Jakarta - Guncangan ekonomi yang menimpa negara-negara berkembang termasuk Indonesia saat ini menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya krisis seperti 1997/1998. Namun Bank Indonesia (BI) meminta semua pihak tenang.

Gubernur BI Agus Martowardojo membantah kekhawtiran tersebut. Menurutnya, banyak hal yang berbeda dari kondisi di 1998 dan kondisi saat ini. Terutama adalah di sisi pasar keuangan.

"Saya mau informasikan, jangan samakan krisis yang terjadi pada tahun 1997 dan 1998 dengan apa yang terjadi sekarang," tegas Agus Marto saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (6/9/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila melihat kondisi di 1998, Agus Marto menuturkan, perbankan Indonesia sangat lemah. Kemudian banyak perusahaan dengan pengelolaan keuangan yang tidak baik dan permainan pemegang saham yang tidak sehat.

"Tahun 1997 dan 1998 itu perbankan itu lemah. Pengelolaan keuangan tidak menjunjung tinggi tata kelola yang baik. Pemegang saham bermain tidak tertib. Sekarang semua sehat," jelasnya.

Agus Marto mengatakan, semua negara akan berdampak dari ketidakpastian perekonomian dunia. Namun, Indonesia menurutnya akan terus dilakukan koordinasi baik dari BI dan pemerintah serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Semua akan berdampak. Secara umum gejolak dan menekan Indonesia. Dan Indonesia melalui koordinasi yang baik dan saya optimistis membawa kebaikan," ujar Agus Marto.

(mkl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads