BTPN Makin Gencar Berdayakan Usaha Mikro dan Kecil di Yogyakarta

BTPN Makin Gencar Berdayakan Usaha Mikro dan Kecil di Yogyakarta

- detikFinance
Kamis, 12 Sep 2013 15:54 WIB
BTPN Makin Gencar Berdayakan Usaha Mikro dan Kecil di Yogyakarta
Yogyakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) tidak hanya dikenal sebagai bank bagi para nasabah kalangan pensiunan saja. Saat ini Bank BTPN semakin gencar memberdayakan masyarakat pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Yogyakarta.

Selama lebih kurang satu semester sejak bulan Januari hingga Juli 2013 ini, Bank BTPN Mitra Usaha Rakyat (MUR) melakukan pelatihan usaha bagi nasabah. Sebanyak 228 nasabah yang sebagian besar bergerak bidang perdagangan di Kota Yogyakarta mengikuti pelatihan.

"Sekitar 80 persen nasabah yang sebagian besar adalah pedagang umum terus kita beri pelatihan agar mereka lebih mandiri dan usaha," ungkap Deputy Regional Bisnis Leader Yogyakarta, Syam Hidayat disel-sela kegiatan pelatihan di Bank BTPN Mitra Usaha Rakyat di Jl Seturan Raya, Condong Catur, Sleman, Kamis (12/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia pelatihan yang dilakukan saat ini juga diikuti oleh para nasabah atau pelaku usaha yang berusia rata-rata 40 tahun ke atas. Namun juga ada para pensiunan yang mengikuti pelatihan sebagai bekal usaha setelah pensiun.

Selain di Yogya lanjut Syam, nasabah di Jawa Tengah juga terus berkembang terutama yang mengikuti program Daya. Program tersebut diperuntukkan bagi para pensiunan, usaha mikro dan kecil serta komunitas pra sejahtera.

"Selain nasabah biasa, ada banyak nasabah kami yang pensiun kemudian tertarik ikut program daya. Mereka kita bantu melalui pendampingan," katanya.

Menurutnya program daya yang ditawarkan pada nasabah diantaranya pelatihanm praktis wirausaha, informasi dan jasa usaha dan waralaba mikro. Semua nasabah bisa mengikuti program tersebut.

"Program ini menjadi satu dengan operasional perusahaan. Bukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bisa berubah-ubah setiap waktu sesuai kebutuhan," katanya.

Syam menambahkan secara nasional selama semester I tahun 2013 ini, program Daya telah menjangkau 697.885 penerima manfaat. Jumlah tersebut meningkat31,7 persen dibandingkan semester I tahun 2012 sebesar 529.991 penerima manfaat.

"Tahun ini naik 83,6 persen yaitu dari 22.034 di tahun 2012 menjadi 40.456 aktivitas," katanya.

(bgs/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads