Temasek Dapat Jatah 38% dalam Market Placement Danamon
Jumat, 05 Nov 2004 13:35 WIB
Jakarta - Temasek kembali menambah kepemilikan sahamnya di Bank Danamon dari 62 persen menjadi 66 persen. Penambahan saham terakhir diperoleh melalui market placement yang dilaksanakan Kamis lalu. Dalam proses market placement 10 persen saham Danamon, Temasek memperoleh jatah sekitar 38 persen, sementara 62 persen dibagi-bagi kepada publik, seperti broker lokal dan asing, fund manager.Demikian disampaikan Dirut Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Muhammad Syahrial di Jakarta, Jumat (5/11/2004). Dijelaskan proses market placement sangat terbuka dan sesuai atuaran Bapepam penawaran diberikan kepada maksimal 100 institusi. "Semua mekanismenya terbuka dan prosesnya percepatan, itu hal yang biasa dalam placement," katanya.Dalam penjualan 10 persen saham Bank Danamon, pemerintah berhasil memperoleh harga Rp 3.550 per saham dan mengalami over subscribed 2,6 kali dimana pemerintah berhasil mendapatkan pemasukan Rp 1,74 triliun. Syahrial menjelaskan mayoritas penawaran yang masuk diatas dari harga patokan yang ditetapkan pemerintah, meskipun ada juga yang dibawah patokan pemerintah. Namun diakui hanya sedikit sekali penawar yang memasukkan harga diatas Rp 3.550."Jadi mayoritas terkonsentrasi di Rp 3.550," tegasnya. Dia menjelaskan transaksi tersebut tergolong sehat karena likuditas di pasar tetap bisa terjaga. Alasannya dari proses market placement, Temasek hanya memperoleh jatah 38 persen sementara 62 persen merupakan investor yang aktif. Mengenai pertimbangan pemilihan Bank Danamon yang akhirnya dilepas pemerintah untuk menutup defisit APBN, Syahrial menjelaskan menteri keuangan menetapkan Danamon sebagai bank yang kinerjanya paling baik dibandingkan bank-bank lain yang sahamnya dimiliki pemerintah. "Dengan waktu yang baik, terbukti penjualan Bank Danamon bisa optimal, jauh diatas rata-rata pasar," tukasnya.
(nit/)











































