Keberadaan e-Money Tekan Keberadaan Uang Palsu

Keberadaan e-Money Tekan Keberadaan Uang Palsu

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 02 Okt 2013 12:01 WIB
Keberadaan e-Money Tekan Keberadaan Uang Palsu
Jakarta - Penggunaan uang non tunai (e-Money) dan program Less Cash Society di Indonesia yang terus berkembang ternyata mampu menekan peredaran uang palsu.

Deputi Bank Indonesia Ronald Waas mengatakan Bank Indonesia (BI) terus mendorong penggunaan e-Money di masyakarat, karena manfaatnya sangat banyak terutama dapat menekan peredaran uang palsu.

"Saat ini peredaran uang palsu dapat tersebut ditekan, salah satunya karena perkembangan e-Money," kata Ronald dalam seminar Less Cash Society di Universitas Indonesia, Rabu (2/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasio uang palsu saat ini mencapai 5 lembar dari 1 juta lembar. "Saat ini rasio uang palsu 5 lembar dari 1 juta lembar, sedangkan tahun lalu mencapai 8 lembar dari 1 juta lembar," katanya.

Ronald meyakinkan, penggunaan e-Money jauh lebih aman dan efisien. "Produksi uang tunai dan penanganan uang tunai sangat mahal, dengan e-Money ini sangat efisien, selain itu jauh lebih aman, jika ada pelanggaran tindak pidana sangat gampang dilacak karena datanya terekam dimana transaksinya," ungkap Ronald.

Namun diakuinya, walau banyak manfaatnya, penggunaan e-money masyarakat di Indonesia masih kecil. "Tapi penggunaan e-money masih sedikit, masih di bawah 4%, ini yang harus sama-sama kita dorong," tandas Ronald.

(rrd/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads