Salah satu bank yang menaikkan bunga KPR adalah Bank Commonwealth pada September bunga promosi KPR masih 8,25%, Oktober ini naik menjadi 10%. Bunga promosi biasa diberikan bank kepada nasabah secara fix di bawah bunga pasaran untuk 1-2 tahun pertama KPR.
Assiten Manager Funding PT Bank Commonwealth Nurbaini Samsudin mengatakan pihaknya menawarkan bunga KPR sebesar 10% fix selama 2 tahun. Besaran bunga itu akan terus naik mengikuti kenaikan BI Rate yang saat ini telah mencapai 7,25 %.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Nurbaini berdasarkan peraturan Bank Indonesia, setiap pinjaman KPR untuk rumah pertama, nasabah bisa mendapatkan 70% dari harga rumah yang dibeli.
"Peraturan BI kita dapat 70% dari harga rumah. Misal harga rumah Rp 500 juta, kita bisa kasih pinjaman 70% dari harga itu," kata dia.
Dia menambahkan, pihaknya juga bisa memberikan pinjaman maksimal 20 tahun dengan masa usia pensiun maksimal 55 tahun.
Menurutnya, permintaan masyarakat untuk pinjaman KPR selalu tinggi meskipun bunga KPR terus naik.
"Kebutuhan rumah selalu tinggi sih ya. BI Rate kan sekarang 7,25%, kita ya ikutin terus BI Rate, karena untung bank kan paling 2-3%. Kita bisa kasih pinjaman maksimal sampai Rp 30 miliar. Sekarang KPR lebih sehat karena adanya peraturan BI jadi yang nyicil KPR betul-betul yang membutuhkan rumah," ujar dia.
Bank Commonwealth saat ini menawarkan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 10% fix selama 2 tahun. Dengan besaran bunga KPR 10% tersebut, masyarakat bisa mendapatkan pinjaman KPR sebesar 70% dari harga rumah.
(drk/rrd)











































