Dirjen Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan, minat masyarakat terhadap ORI010 yang bunganya mencapai 8,5% per tahun ini sangat besar.
"Penjualan ORI010 masih menarik minat masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini," ungkap Robert saat jumpa pers di Gedung Frans Seda Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (7/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingginya minat investor terhadap ORI010 ini karena imbal hasil atau kupon 8,5% yang ditawarkan cukup menggiurkan. Angka ini jauh di atas rata-rata bunga deposito saat ini yang hanya bergerak di kisaran angka 5%.
"ORI010, masa penawaran sudah dilakukan sejak 20 September sampai dengan 4 Oktober 2013 dan penjatahan hari ini. Tanggal pencatatan di bursa 10 Oktober 2013 dengan masa jatuh tempo 15 Oktober 2013 dengan masa tenor 3 tahun. Nilai rupiah per unit adalah Rp 1 juta. Maksimum pemesanan Rp 3 miliar/orang. Tingkat kupon 8,5%/tahun dibayar setiap bulan. Ini adalah Salah satu keunggulan ORI010 adalah adanya bunga 8,5%/bulan," katanya.
Penawaran ORI010 sudah dilakukan oleh 17 bank dan 3 perusahaan sekuritas di 27 kota di Indonesia (sosialisasi marketing). Tujuan diterbitkan ORI010 selain menutup defisit keuangan negara, masyarakat juga bisa belajar berinvestasi terutama di obligasi negara.
(wij/dnl)











































