Pemerintah Akan Terbitkan Obligasi Valas US$ 1-1,5 M
Senin, 08 Nov 2004 15:41 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana menerbitkan obligasi valas dalam denominasi dolar AS sebesar US$ 1-1,5 miliar pada triwulan I tahun 2005. Pemerintah menyatakan rencana tersebut tidak perlu lagi dimintakan persetujuan ke DPR karena sudah satu paket dengan APBN 2005. "Saat ini masih dikaji. Kalau emerging market US$ 1 miliar, itu sudah besar. Kalau bisa diatas itu ya, lebih bagus. Kalau diatas US$ 2 miliar, kayaknya tidak mungkin. Ya, yang lebih realistis antara US$ 1-1,5 miliar," kata Dirjen Perbendaharaan Negara Depkeu Mulia Nasution, di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Senin (8/11/2004).Ketika disinggung mengenai waktu penerbitan, Mulia mengatakan bahwa semakin cepat akan semakin baik sebelum banyak pihak yang turun ke pasar. "Jadi supaya pesaing kita masih sedikit. Misalnya saja triwulan pertama sekitar bulan Maret," katanya. Mulia juga mengemukakan, kemungkinan besar jangka waktu obligasi itu sekitar 10 tahun seperti obligasi valas yang sudah diterbitkan pemerintah pada tahun 2004 ini. Menurutnya, bisa saja pemerintah menawarkan kembali seri obligasi yang lama. Namun jika hal itu dilakukan, pemerintah masih mengkhawatirkan adanya penumpukan masa jatuh tempo. Ditegaskan, rencana tersebut saat ini masih terus dimatangkan karena pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah seperti non deal roadshow untuk memperkenalkaan pemerintahan baru. Kemungkinan besar roadshow tersebut akan dilakukan terutama ke pasar-pasar uang di AS dan Hong Kong.
(qom/)











































