Direktur Bidang Uang Kertas The Fed, Michael J. Lambert menjelaskan saat ini ada banyak 9 miliar lembar uang kertas pecahan US$ 100 yang tersebar di Amerika dan seluruh dunia. Untuk melindungi dari aktivitas pemalsuan, The Fed melakukan upaya pencegahan.
"Atas nama The Fed. Pada saat ini ada 9 miliar uang US$ 100 di seluruh dunia. Untuk melindungi itu. The Fed, Kemenkeu dan dinas rahasia Amerika. Merancang uang untuk melidungi US$100 dari ancaman pemalsuan. Kita sudah masukkan 2 fitur keamanan," ucap Lambert di acara sosialisasi pecahan US$ 100 di @america, Pacific Place Jakarta, Rabu (23/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur ke-2 adalah gambar lonceng dalam botol tinta yang warnanya dapet berubah. Sementara fitur keamanan lama yang masih dipertahankan seperti tera air.
Lambert pada penjelasannya mengatakan di dunia pecahan US$ 100 paling sering dipalsukan sehingga tepat mengeluarkan uang kertas dengan desain dan teknologi baru.
"Ini tergantung demand di bisnis line kita sediakan baru untuk ganti yang lama. Pergantian sudah dimulai US$ 20, US$ 50, kemudian US$ 10 dan US$ 5. Sekarang US$ 100 ini rangkaian akhir dari perubahan," terangnya.
Pada kesempatan itu, The Fed yang diwaliki Lambert meminta masyarakat tidak perlu terburu-buru menukarkan pecahan US$ 100 lama. Sebab menurut undang-undang di Amerika, uang beredar masih diakui meskipun pecahan lama.
"Anda nggak perlu tukar uang kertas lama ke baru. Kebijakan di AS. Semua uang kertas dollar Amerika dianggap sebagai pembayaran yang sah terlepas kapan itu dikeluarkan," sebutnya.
(feb/dru)











































