"Uang dolar Amerika digunakan di dalam negeri lebih sedikit. 2/3 (66%) disirkulasi di luar AS," ucap Direktur Bidang Uang Kertas The Fed Michael J. Lamber pada sosialisasi pecahan US$ 100 baru di @america, Pacific Place Jakarta, Rabu(23/10/2013).
Banyaknya mata uang dolar AS yang beredar di luar negeri, membuat The Fed bersama otoritas di AS melakukan berbagai macam edukasi dan pencetakan uang baru. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dan mencegah praktek peredaran dolar palsu, antaralain dengan mengeluarkan pecahan uang US$ 100 terbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak The Fed telah melakukan perombakan desain pecahan US$ 5, US$ 10, US$ 20, US$ 50 dan terakhir US$ 100. Untuk pecahan US$ 100 ini, tahap awal The Fed bakal mencetak hingga 3,6 miliar lembar. Kemudian tahap selanjutnya sebanyak 2,5 miliar lembar.
"Total 6,1 miliar. Hingga akhir tahun depan. Bisa ditekan penggantian uang kertas lama," jelasnya.
(feb/hen)











































