Naik 17%, Laba BRI Tembus Rp 15 Triliun di 9 Bulan Pertama

Naik 17%, Laba BRI Tembus Rp 15 Triliun di 9 Bulan Pertama

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Rabu, 23 Okt 2013 16:57 WIB
Naik 17%, Laba BRI Tembus Rp 15 Triliun di 9 Bulan Pertama
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengantongi laba bersih sebesar Rp 15,2 triliun di kuartal III-2013 atau naik 17%. Secara konsolidasi, laba bersih perseroan tercatat Rp 15,454 triliun.

Naiknya laba bersih tersebut ditopang kenaikan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income) sebesar 16,6% menjadi Rp 30,30 triliun.

"Pencapaian laba bersih tersebut merupakan hal yang positif di tengah kondisi makro ekonomi global dan domestik yang kurang kondusif seperti tren kenaikan suku bunga dan inflasi," demikian disampaikan Direktur Utama BRI, Sofyan Basir dalam Pemaparan Kinerja Keuangan Triwulan III-2013 di Gedung BRI, Jakarta, Rabu (23/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sofyan menyebutkan, peningkatan NII tersebut juga didorong oleh NIM BRI yang mencapai 8,25% di triwulan III-2013. Angka ini naik dari NIM di periode sebelumnya yang hanya sebesar 8,08%.

Sementara itu, pertumbuhan kredit BRI naik 29,96% secara year on year dengan NPL tetap terjaga di angka 0,43% nett.

Kredit mikro BRI tumbuh 26,86% naik dari triwulan III tahun lalu dari Rp 101,1 triliun menjadi Rp 128,22 triliun.

Pertumbuhan kredit mikro tidak hanya menghasilkan peningkatan outstanding pinjaman tetapi juga menghasilkan peningkatan jumlah debitur.

Hingga akhir September 2013, jumlah debitur mikro BRI mencapai 6,1 juta orang. Pertumbuhan penyaluran kredit mikro yang tinggi diikuti dengan kualitas kreditnya (NPL) yang terjaga pada 0,48% (nett).

Fee based income meningkat sebesar 22,2% secara yoy. Peningkatan ini terutama berasal dari transaksi e-banking sebesar 63,4% yoy.

(drk/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads