Penerimaan Pajak APBN 2004 Masih Kurang Rp 53 Triliun
Rabu, 10 Nov 2004 20:08 WIB
Jakarta - Penerimaan perpajakan APBN 2004 hingga awal November masih mengalami kekuarangan Rp 53 triliun atau 22 persen dari target. Namun demikian, Ditjen pajak tetap optimis semua target penerimaan perpajakan pada tahun ini bakal terpenuhi."Jadi mudah-mudahan penerimaan pajak sampai akhir tahun sebagai umat insya allah tercapai," kata Dirjen Pajak, Hadi Purnomo, kepada wartawan usai rapat gelar perkara tindak pidana korupsi proyek Karaha Bodas di kantor KPK, Jl. Juanda, Jakarta, Rabu (10/11/2004).Menurut Hadi, penerimaan perpajakan hingga tanggal 9 November 2004 telah mencapai Rp 185,5 triliun atau 78 persen dari target. Sedangkan realisasi restitusi pajak sekitar Rp 18,5 triliun.Sebelumnya Menkeu, Jusuf Anwar juga mengatakan pihaknya tetap berusaha untuk bisa memenuhi target penerimaan dalam APBN 2004 guna menutup defisit anggaran yang direncanakan sebesar 1,3 persen dari PDB. Walau pun saat ini realisasi defisit telah membengkak menjadi 1,4 persen dari PDB.Kekhawatiran terhadap penerimaan negara ini juga sempat dilontarkan Ketua Komisi XI DPR, Paskah Suzetta. Dia menyatakan, jika penerimaan negara tidak terpenuhi seperti dari privatisasi, perpajakan, dan lainnya, maka defisit anggaran akan membengkak mencapai Rp 40 triliun dari rencana semula Rp 26,3 triliun.
(djo/)











































