Chatib Basri: Setiap Transaksi di Indonesia Wajib Pakai Rupiah

Chatib Basri: Setiap Transaksi di Indonesia Wajib Pakai Rupiah

- detikFinance
Rabu, 30 Okt 2013 13:54 WIB
Chatib Basri: Setiap Transaksi di Indonesia Wajib Pakai Rupiah
Foto: Chatib Basri (dok.detikFinance)
Jakarta - Memperingati Hari Oeang yang jatuh hari ini, Kementerian Keuangan mengingatkan betapa berharganya mata uang rupiah. Setiap orang yang melakukan transaksi di Indonesia dilarang menolak menerima rupiah.

Semua transaksi di wilayah Republik Indonesia, harus menggunakan rupiah.

"Setiap orang dilarang menolak untuk menerima rupiah dalam rangka pelaksanaan pembayaran dan pelaksanaan kewajiban yang harus dipenuhi dengan rupiah," ujar Menteri Keuangan Chatib Basri dalam peringatan Hari Oeang di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (30/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chatib menuturkanm, pemerintah menjaga agar mata uang rupiah tidak dirusak, dipotong-potong, dan juga dipalsukan. Setiap kegiatan ini dipastikan akan dikenai sanksi.

"Tidak dibenarkan rupiah yang kita cintai dirusak, dipotong-potong, dihancurkan, diubah, dan dipalsukan. Barang siapa yang dengan sengaja merusak, memotong-motong, menghancurkan, mengubah dan memalsukan rupiah dan hal-hal lain yang dianggap merendahkan mata uang rupiah akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," paparnya.

Sebagai negara merdeka dan berdaulat, mata uang merupakan simbol kedaulatan negara yang harus dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara negara Indonesia.

"Mata uang yang kita gunakan dalam kegiatan perekonomian nasional yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap rupiah akan berdampak pada kepercayaan masyarakat internasional terhadap rupiah dan perekonomian nasional pada umumnya sehingga rupiah memiliki martabat baik di dalam maupun di luar negeri," jelasnya.


(mkl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads