Apa Kata BPK Soal Kasus Suap ATM Diebold ke Pegawai Bank BUMN?

Apa Kata BPK Soal Kasus Suap ATM Diebold ke Pegawai Bank BUMN?

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Kamis, 31 Okt 2013 12:18 WIB
Apa Kata BPK Soal Kasus Suap ATM Diebold ke Pegawai Bank BUMN?
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) angkat bicara soal kasus suap yang dilakukan oleh perusahaan pengadaan mesin ATM asal Ohio, Amerika Serikat, Diebold Inc kepada 3 bank milik pemerintah.

Ketua BPK Hadi Poernomo mengatakan, pihaknya tidak bisa secara serta-merta mendeteksi apa saja yang terjadi dalam sistem keuangan di bank-bank BUMN.

"Bukan kedeteksi tapi uang itu bukan keluar dari APBN atau APBD jadi BPK bagaimana kan bukan dukun," ujar Hadi saat ditemui di acara International Symposium on Audit Bank Efficiency di Gedung BPK, Jakarta, Kamis (31/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadi menjelaskan, pihaknya juga tidak bisa mendeteksi secara langsung soal dugaan suap jika hal itu tidak ada dalam laporan formal.

"Itu kan dilakukan bank-bank saat mereka di luar, misalkan diajak makan roti masa BPK tahu, kalau bukan dari uang APBN yang keluar dan diberikan, ini barangnya nggak ada, ini kan cuma sampai sana diajak ke Disney cuma nonton ya mana tahu BPK," jelasnya.

Hadi menambahkan, dugaan suap ini perlu diusut tuntas di pihak perbankan sendiri. "Ini harusnya ke bank bukan ke saya. Saya nggak tahu, persoalannya juga nggak tahu," tandasnya.

(drk/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads