BI Yakin Kenaikan BBM Tak Pengaruhi Target Inflasi 2005

BI Yakin Kenaikan BBM Tak Pengaruhi Target Inflasi 2005

- detikFinance
Jumat, 12 Nov 2004 16:52 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memastikan rencana pemerintah menaikan harga BBM tahun depan tidak akan mempengaruhi target inflasi yang telah ditetapkan dalam APBN 2005."Kan, ada hitung-hitungannya sejauh mana pengaruh kenaikan BBM terhadap inflasi. Yang harus diingat, inflasi itu tidak hanya dipengaruhi oleh faktor harga, tapi juga faktor lainnya seperti uang beredar, suplai barang, nilai tukar dan sebagainya, meski kenaikan BBM otomatis ada pengaruhnya terhadap biaya," ungkap Deputi Gubernur BI Maman Sumantri di Jakarta, Jumat, (12/11/2004).Jika kenaikan BBM memberikan tekanan terhadap inflasi, katanya, BI akan meng-adjustment terlebih dulu target base money dan suku bunga. "Mungkin bisa diperketat tapi tidak selalu," tegasnya.Selain itu, kata dia, BI juga masih akan melihat seberapa besar kenaikan BBM yang akan dilakukan pemerintah, sehingga otoritas moneter tersebut bisamembuat sejumlah exercise."Misalnya, kenaikan 20 persen itu tambahan terhadap inflasinya berapa. Tapi inflasi itu kan juga dipengaruhi factor lain. Kenaikan BBM memang selalu ada dampaknya. Tapi kita yakin rencana kenaikan BBM tidak terlalu berpengaruh pada target inflasi tahun depan," kata Maman.Pasalnya, lanjut dia, dalam beberapa simulasi yang dilakukan sebelumnya, BI sudah memasukkan rencana kenaikan BBM tersebut."Target inflasi tahun depan kan 6,5 persen, terus tahun berikutnya enam persen, tahun berikutnya lagi 5,5 persen. Kita sendiri tetap berpatokan supaya inflasi 6,5 persen, tapi jangan lupa ada kurang lebihnya satu persen. Jadi dengan adanya kenaikan BBM, kurang lebihnya dari 6,5 persen sudah ada dalam koridor," paparnya. (djo/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads