Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan penetapan wajah pahlawan tersebut adalah salah satu syarat yang menjadi kesepakatan pemerintah dan BI. Ia mengingatkan penetapan wajah sempat menjadi permasalahan saat zaman presiden Soeharto.
"Wajah harus pahlawan yang orangnya nggak boleh masih hidup, dulu kan pernah kayak Pak Harto jadi ramai," ungkap Chatib di kantornya, Jakarta, Selasa (26/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus ada NKRI, harus ada tanda tangan pemerintah," sebutnya.
Chatib mengaku belum melihat desain baru yang akan diterbitkan nanti. Saat ini instansinya hanaya berbicara dengan BI seputar syarat-syarat dari uang NKRI.
"Saya juga belum lihat gambarnya seperti apa. Baru pernah bicara dengan BI soal konsep dasarnya saja, dengan Kemenkeu hanya berbicara pada yang harus masuk dalam uang, persyaratannya itu," terangnya.
(mkj/dru)











































