"Komisi XI DPR RI menyetujui anggaran gaji dan penghasilan lainnya untuk rekruitmen pegawai baru sebanyak 989 orang sebesar Rp 198 miliar," ungkap Wakil Ketua Komisi XI DPR Andi Rahmat dalam rapat dengan BI di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/12/2013)
Penambahan pegawai baru itu, sebanyak 561 orang akan diambil dari pengangkatan pegawai outsourcing menjadi pegawai tetap, lalu sisanya 248 orang dari pemenuhan pegawai untuk meningkatkan formasi efektif pada satuan kerja, dari sekitar 65% menjadi 70%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Komisi XI meminta BI melaporkan dan memaparkan secara transparan terkait hal tersebut. Terutama dalam pengalihan pegawai outsourcing.
"Komisi XI meminta BI melaporkan dan memaparkan secara transparan," sebut Andi.
Selain itu, Komisi XI DPR menyetujui Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) tahun 2014 sebesar Rp 12,6 triliun, jumlah ini turun dari anggarna tahn ini Rp 16,745 triliun. Demikian hasil keputusan rapat panitia kerja (panja) Komisi XI yang telah diputuskan pekan lalu.
"Kita sepakati ATBI sesuai dengan hasil panja yang telah dilakukan sebelumnya," kata Ketua Komisi XI Olly Dondokambey.
Beberapa poin penting untuk anggaran BI adalah terkait anggaran pengeluaran logistik sebesar Rp 668,1 miliar, anggaran penyelenggaraan operasional Rp 452,1 miliar.
Kemudian adalah anggaran sosial dan pemberdayaan sektor riil Rp 154,4 miliar, serta anggaran pengeluaran pajak Rp 591,4 miliar.
Anggota Komisi XI meminta BI untuk tetap mengevaluasi setiap anggaran yang dikeluarkan. Terutama untuk anggaran pegawai yang harusnya sesuai dengan kinerja.
Anggaran gaji pegawai BI naik Rp 250 miliar dari Rp 2,1 triliun menjadi Rp 2,35 triliun.
"Memasukan indikator kinerja utama pada setiap anggaran yang dikeluarkan," ujar Olly membacakan kesimpulan rapat.
(mkl/dnl)











































