Penghargaan ini diberikan kepada bank maupun lembaga bukan bank yang menjalankan kewajiban pelaporan LLD dan DHE. Penilaian LLD ditetapkan berdasarkan jumlah dan variasi laporan, kualitas data, kecepatan dan ketepatan penyampaian laporan, serta kerjasama dan kecepatan respons petugas pelapor LLD terhadap permintaan BI.
Pelapor DHE dibagi dalam dua kelompok, yaitu bank yang menyampaikan Rincian Transaksi Ekspor (RTE) dan Eksportir. Penilaian terhadap bank RTE didasarkan pada kriteria jumlah penerima DHE dan record RTE, serta dokumen pendukung kesesuaian laporan RTE dengan laporan transaksi. Sementara itu, kriteria yang dipergunakan untuk eksportir pelapor DHE adalah besarnya nilai DHE, rasio DHE terhadap Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) free on board, dokumen pendukung, serta kesesuaian PEB dengan DHE dan dokumen pendukung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Perry, pelaporan LLD dan DHE yang akurat bakal membantu perumusan kebijakan moneter oleh BI. Pelaporan yang efektif bisa berkontribusi besar pada stabilitas ekonomi.
"Saya berpesan agar laporan LLD harus senantiasa dijaga baik kualitas maupun kuantitasnya secara lengkap, benar dan tepat waktu," kata Perry.
Pada awalnya kewajiban laporan LLD dimulai dari LLD bank yang melaporkan kegiatan LLD yang dilakukan oleh Bank sebagai pelaku sendiri maupun nasabahnya. Kemudian berikutnya dikuti dengan laporan LLD–Lembaga Bukan Bank. Demikian pula untuk laporan LLD–Utang Luar Negeri (ULN) yang sebelumnya bersifat sukarela (voluntary) menjadi wajib dilaporkan kepada BI sejak tahun 2000. Dalam rentang waktu hampir 13 tahun sejak diluncurkan ketentuan dimaksud, pelaporan LLD menunjukkan kontribusinya yang semakin signifikan dalam memasok data bagi perumusan kebijakan di Bank Indonesia.
Pada posisi September 2013, jumlah pelapor LLD-Bank, LLD LBB dan LLD-ULN secara berturut-turut sebesar 120 pelapor, 2.514 pelapor, dan 2.313 pelapor. Sedangkan pelapor DHE saat ini berjumlah sekitar 11.700 eksportir.
Berikut perusahaan penerima penghargaan dari BI itu:
Kategori Pelapor LLD-Lembaga Bukan Bank
- PT Garuda Indonesia Tbk
- PT Trimegah Securities Tbk
- PT Chevron Pacific Indonesia
- PT Binasawit Abadi Pratama
- PT Indo Bharat Rayon
Kategori Pelaor LLD-Utang Luar Negeri
- PT Summit Oto Finance
- PT Indochemicals Citra kimia
- PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills
- PT Indika Inti Energi
- PT Sumber Indah Perkasa Tbk
Pelapor LLD-Bank
- Citibank
- PT Bank CIMB Niaga Tbk
- Deutsche Bank AG
- PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII)
- PT Bank Permata Tbk
Pelapor Bank Rincian Transaksi Ekspor
- The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd
- PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
- PT Bank Mizuho Indonesia
- Standard Chartered Bank
- PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Eksportir Pelapor DHE
- PT Adaro Indonesia
- PT Intibenua Perkasatama
- PT Siix Electronics Indonesia
- PT Nitori Furniture Indonesia











































