Dirut Bank Permata Mundur

Dirut Bank Permata Mundur

- detikFinance
Kamis, 19 Des 2013 17:01 WIB
Dirut Bank Permata Mundur
Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPLB) PT Bank Permata Tbk (BNLI) merestui pengunduran diri Direktur Utama David Fletcher. Pengunduran dirinya akan efektif pada 17 Februari 2014 mendatang.

Untuk sementara, posisi dirut akan dirangkap oleh Wakil Direktur Utama Herwidayatmo sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama sambil menunggu penunjukan Direktur Utama yang baru oleh Pemegang Saham dan persetujuan dari regulator.

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan dua bankir baru sebagai anggota direksi perseroan, yaitu Bianto Surodjo menggantikan Lauren Sulistiawati sebagai Direktur Retail Banking yang telah mengundurkan diri efektif pada tanggal 19 September 2013 untuk berkarier di tempat lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bianto sebelumnya menjabat sebagai Head Retail Liabililty, Wealth Management dan e-Channel di Bank Permata. Sedangkan Achmad Kusna Permana, ditunjuk sebagai Direktur Unit Usaha Syariah. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perbankan Syariah di Bank Permata.

"Atas nama pemegang saham dan Dewan Komisaris, saya ingin menyampaikan penghargaan yang tulus kepada David Fletcher atas kontribusi, dedikasi dan kepemimpinannya yang sangat baik," kata Komisaris Utama Bank Permata Neeraj Swaroop dalam siaran pers, Kamis (19/12/2013).

Berikut komposisi baru Dewan Direksi sebagai berikut:

Direksi
- Direktur Utama: David Fletcher
- Wakil Direktur Utama: Herwidayatmo
- Direktur Kepatuhan: Mirah Wiryoatmodjo
- Direktur: Sandeep Kumar Jain
- Direktur: Indri K. Hidayat
- Direktur : Michael Coye
- Direktur: Roy Arman Arfandy
- Direktur : Tjioe Mei Tjuen
- Direktur : Bianto Surodjo
- Direktur Direktur Unit Usaha Syariah: Achmad Kusna Permana

Dalam RUPS tersebut disepakati juga Penawaran Umum Terbatas VI (Rights Issue) senilai Rp 1,5 triliun. Dana yang diterima dari Rights Issue itu akan digunakan sepenuhnya untuk membiayai sebagian kebutuhan dana untuk melakukan penyertaan modal pada PT Astra Sedaya Finance (ASF).

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads