Awal Tahun, Pemerintah Tambah Utang Rp 40 Triliun

Awal Tahun, Pemerintah Tambah Utang Rp 40 Triliun

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 08 Jan 2014 16:25 WIB
Awal Tahun, Pemerintah Tambah Utang Rp 40 Triliun
Foto: dok.detikFinance
Jakarta -

Di awal tahun ini pemerintah langsung tancap gas menarik utang untuk memenuhi defisit anggaran. Hari ini pemerintah mengumumkan menambah utang lewat penerbitan surat utang (obligasi) berdenominasi dolar AS dengan total US$ 4 miliar atau Rp 40 triliun.

Pada siaran pers Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Rabu (8/1/2014), obligasi dolar AS ini diterbitkan di New York, AS. Obligasi ini diterbitkan dalam 2 seri, yaitu RI0124 dan RI0144.

Untuk RI0124 bertenor atau jangka waktu 10 tahun dengan kupon atau bunga 5,875% dan yield 5,95%. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 15 Januari 2024.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk seri RI0144, akan memiliki tenor 30 tahun dan kupon 6,75% serta yield 6,85%. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 15 Januari 2044.

Pada saat ditawarkan ke investor, jumlah investor yang berminat nilainya mencapai US$ 17,5 miliar, namun pemerintah memutuskan menyerap US$ 4 miliar saja. Untuk seri RI0124, sebanyak 66% investor berasal dari Amerika Serikat (AS), 17% dari Eropa, 6% dari Asia, dan 11% dari Indonesia.

Untuk seri RI0144, sebanyak 70% investor dari AS, 16% dari Eropa, 11% dari Asia, dan 3% dari Indonesia.

Bertindak sebagai joint lead managers adalah Bank og Amerika Merrill Lynch, Citigroup, dan Deutsche Bank. Sementara co-Managers adalah PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads