BI Andalkan Perahu Jadi Kas Keliling di Kalimantan

BI Andalkan Perahu Jadi Kas Keliling di Kalimantan

- detikFinance
Kamis, 16 Jan 2014 18:52 WIB
BI Andalkan Perahu Jadi Kas Keliling di Kalimantan
Jakarta - Transaksi penukaran uang di Indonesia selama 2013 adalah Rp 1,3 triliun. Ini ternyata masih menjadi persoalan bagi Bank Indonesia (BI). Terutama untuk wilayah terpencil yang memang sulit untuk dijangkau.

Deputi Gubernur BI Ronald Waas mengatakan untuk wilayah terpencil di pulau Kalimantan, para pegawai BI terpaksa menggunakan perahu. Berbeda dengan di perkotaan yang menggunakan mobil kas keliling.

"Kalau di Jakarta atau pusat kota itu biasanya berbentuk mobil kas keliling. Tapi Kalimantan kita terpaksa pakai perahu, kita jalani satu-satu desa untuk diberikan kesempatan uang yang lebih baru sesuai dengan pecahan yang dibutuhkan," ungkapnya di kantor pusat BI, Jakarta, Kamis (16/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aktivitas penukaran uang ini bertujuan untuk meraup uang lusuh atau tidak layak edar di masyarakat. Tahun 2013 dilaksanakan secara 5 kali. Lebih baik dari tahun 2012 yang empat kali.

"Kas keliling kita laksanakan 5 kali pada tahun 2013. Lebih baik dari tahun 2012 dan tentunya kita akan tingkatkan kedepan," jelasnya

BI kedepan juga akan memanfaatkan berbagai cara menembus daerah terpencil di Indonesia. Terutama dalam momen hari besar keagamaan. "Kerjasama layanan kas keliling itu akan dioptimalkan termasuk pada momen besar hari keagamaan," kata Ronald.

Di samping itu BI juga meningkatkan pola distribusi uang. Untuk kota-kota besar masih mengandalkan 11 depo kas yang tersebar secar startegis. Sementara untuk kota terpencil akan meminta bantuan beberapa pihak.

"Wilayah timur kita akan bangun sentra pengedaran uang di wilayah timur. Kita juga akan kerjasama dengan TNI AL dan Polair dan pihak lainnya," ujarnya.

(mkl/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads