Salah satu alasan pendirian perusahaan asuransi ini adalah, karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia yaitu sebesar 245 juta jiwa dengan angka pertumbuhan PDB sebesar 6,2% pada tahun 2012.
Kemudian juga, pasar asuransi jiwa di Indonesia tumbuh paling cepat di dunia, namun tingkat penetrasi asuransi masih rendah. Sepanjang 2002-2012 Compound Annual Growth Rate (CAGR) premi asuransi jiwa tumbuh sebesar 25%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Astra Aviva Life menunggu persetujuan dari badan regulator yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah mendapat persetujuan nanti, Astra Aviva Life akan menjadi preferred provider berbagai produk asuransi jiwa kepada Astra dan anak perusahaanya.
Produk asuransi jiwa Astra Aviva Life nantinya akan ditawarkan melalui beberapa anak perusahaan Astra, termasuk Permata Bank. Joint venture ini juga akan menawarkan produk asuransi jiwa kepada masyarakat Indonesia melalui digital channel, agen dan rekanan.
(dnl/hen)











































