"Bank kita itu paling sehat se-ASEAN, itu terbukti. Mungkin ada permasalahan dengan likuiditas, tapi secara keseluruhan ini cukup baik," ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah di kantor BI, Jakarta, Jumat (17/1/2014).
Beberapa tekanan misalnya kebijakan penarikan stimulus atau tappering off oleh Bank Sentral Amerika Serikat The Fed. Kemudian pemulihan negara di kawasan Eropa yang masih dalam perbaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Halim ini juga menjadi modal yang kuat bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena per Januari 2014, pengawasan perbankan secara mikro telah dialihkan kepada OJK. Sementara makro prudential masih dipegang BI.
"Kami tetap memantau bank. Karena setiap rencana bank itu terkait dengan kebijakan makro prudential," ujar Halim.
(mkl/dru)











































