Bagaimana bila Bitcoin jadi legal di Indonesia?
CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan mengaku ada beberapa dampak positif dari Bitcoin. Pertama adalah penerimaan pajak. Pemerintah bisa membuat aturan terlebih dahulu pengenaan pajak secara terpisah untnuk transaksi Bitcoin seperti Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian dampak positif selanjutnya adalah penambahan devisa. Sebab menurutnya, bila aturan berhasil dirampungkan dengan cermat maka akan dapat menarik investasi masuk ke dalam negeri.
"Kalau misalnya Bitcoin dilegalkan di Indonesia, kalau didukung BI, Dirjen pajak, Kemenkominfo mendukung, kita akan menjadi negara yang cukup terkenal di luar negeri. Sebagai yang populasinya besar, kalau ini dilegalkan, saya bisa membayangkan investor luar egeri untuk membawa dolarnya masuk ke Indonesia bertransaksi Bitcoin," jelasnya.
"Itu akan membawa devisa tersendiri, itu tidak kecil. Anggap saja seperti China. China Rp 1 triliun per hari kalau kita Rp 200 miliar per hari, itu kan devisa tersendiri. Sebagai warga negara yang baik, kita ingin negara kita lebih strong dari segi ekonomi," kata Oscar.
Akan tetapi, Ia mengingatkan poin yang tidak boleh dilupakan adalah edukasi. Secara teknis Bitcoin sangat aman. Namun pengguna juga tetap harus memahami bagaimana mekanisme termasuk risikonya.
"Bitcoin itu sangat aman. Tapi ini kembali ke pengguna. Dan itu harus dikembalikan penggunaannya juga seperti apa," terangnya.
Ia berharap BI segera merumuskan payung hukum untuk Bitcoin dalam waktu dekat. Apapun yang menjadi keputusan BI, menurutnya akan siap untuk diterima.
"Kita ingin BI dan kita percaya BI punya manajemen yang luar biasa. Tadi kita bertemu dan melihat kineja BI itu luar biasa. Jadi kita percaya suatu hari nanti BI akan mengeluarkan peraturan yang mendukung dari Bitcoin," tutupnya.
(mkj/ang)











































