Kredit Macet Capai Rp 365 Miliar Akibat Banjir dan Longsor di Jateng

Kredit Macet Capai Rp 365 Miliar Akibat Banjir dan Longsor di Jateng

- detikFinance
Rabu, 19 Feb 2014 14:47 WIB
Kredit Macet Capai Rp 365 Miliar Akibat Banjir dan Longsor di Jateng
Semarang - Bencana alam banjir dan tanah longsor yang melanda Jawa Tengah beberapa waktu lalu memicu potensi kredit macet sebesar Rp 365,75 miliar. Hal itu dilaporkan oleh sejumlah bank ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jateng dan DIY.

Kepala OJK Regional 4, Y Santoso Wibowo mengatakan potensi kredit macet tersebut berasal dari 1.346 rekening. Potensi kredit macet tertinggi terdapat pada sektor perdagangan sebesar Rp 129,28 miliar.

"Diikuti sektor perikanan dan pertanian masing-masing sebesar Rp 99,13 miliar dan Rp 71,90 miliar," kata Santoso di kantornya, Jalan Imam Barjo Semarang, Rabu (19/2/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih rinci, potensi tersebut dilaporkan dari bank Mandiri Rp 35 miliar, BRI sebesar Rp 112 miliar, BNI Rp 71 miliar, BCA Rp 55,5 miliar, dan BPD Jateng sebesar Rp 92,4 miliar

"Total perbankan yang melaporkan hingga hari Jumat lalu, potensi macet sekitar Rp 366 miliar," tandasnya.

Menanggapi hal itu, OJK akan mengeluarkan peraturan terkait kemudahan bagi korban bencana yang masih memiliki tanggungan pembayaran kredit atau istilahnya relaksasi. Salah satunya dengan memotong bunga pinjaman bagi korban bencana.

"Bank juga bisa memberikan insentif lain misal tidak membayar bunga beberapa waktu. Itu tergantung masing-masing bank," tandasnya.

(alg/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads