"Laba bersih setelah pajak BII pada 2013 mencapai Rp 1,55 triliun, ini rekor tertinggi sepanjang sejarah BII," ujar Presiden Direktur BII Maybank Taswin Zakaria, di acara jumpa pers di Kantor BII, Sentral Senayan III, Jakarta, Rabu (19/2/2014).
Taswin mengakui terjadi penurunan tajam dari beban provisi sebesar 31%, dari Rp 791 miliar menjadi Rp 1,147 miliar, hal ini tentu mempengaruhi kinerja keuangan emiten berkode BNII ini di 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taswin melanjutkan, pada kinerja keuangan BII sepanjang 2013 terdapat overhead cost terkelola pada tingkat 12%. Namun pihaknya tetap akan terus ekspansi pada jaringan cabang dan elektronik serta melanjutkan investasi pada infrastruktur teknologi informasi dan sumber daya manusia.
"Overhead cost tercatat sebesar Rp 5,2 triliun per Desember 2013, dibandingkan Rp 4,6 triliun tahun lalu. Sedangkan rasio cost to income per 31 Desember 2013 mencapai 61,22%," katanya.
(rrd/dnl)











































