Kerjsama dilakukan dengan menyiapkan Joint Planning Session (JPS) yang akan diimplementasikan oleh kedua perusahaan ini pada tahun 2014.
Dari kerjasama tersebut, BTN bisa meraup peningkatan komposisi tabungan di Pos Indonesia (Posindo) menjadi Rp 3 triliun di tahun ini dari penghimpunan dana BTN per Desember 2013 sebesar Rp 1,9 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebutkan, per Desember 2013 setidaknya 2.922 kantor pos yang tersebar di seluruh Indonesia telah terhubung secara online dengan Bank BTN dengan jumlah rekening tabungan yang dikelola telah tercatat lebih dari 2 juta rekening yang terdiri dari Tabungan eBatara Pos, BTN Cermat dan Tabanas Batara.
Sementara jumlah transaksi yang dilayani pada posisi yang sama telah mencapai hamper 1,5 juta transaksi.
"Dengan target Rp 3 triliun jumlah rekening bisa naik 75%," terangnya.
Maryono menjelaskan, kerjasama dengan Pos merupakan salah satu strategi penetrasi pasar untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui kerjasama aliansi strategik.
Posindo sudah sangat dikenal oleh masyarakat terutama yang berada di pelosok-pelosok tanah air yang tidak tersentuh oleh layanan bank.
Posindo juga telah menyiapkan outlet yang siap melayani kebutuhan masyarakat secara online real time di selurub Indonesia.
"Kami ingin bagaimana Bank BTN dapat masuk ke seluruh pelanggan Posindo di seluruh tanah air. Menciptakan sebuah produk berbasis teknologi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat, dimana saja dan kapan saja," jelas dia.
Per 31 September 2013 didukung oleh 843 kantor cabang (konvensional dan syariah) ditambah oleh 2.922 outlet Kantor Pos Online.
Perseroan juga telah memiliki 1.504 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia dan lebih dari 40.000 ATM yang terkoneksi dengan jaringan ATM Link, Bersama dan Prima.
(drk/dru)











































