"BTN akan diakuisisi kami DPP Apersi menolak akuisisi tersebut," kata Ketua Umum Apersi, Anton Santos saat diskusi Perumahan Rakyat di Ayam Presto, Jakarta (28/2/2014).
Menurut Anton, saat ini bank yang fokus menyalurkan pembiayaan perumahan rakyat bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hanya bank BTN saja. Yang ditakutkan adalah jika akuisisi Bank BTN itu dilakukan akan merubah bisnis usaha BTN yang selama ini fokus ke MBR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun menurutnya, jika akusisi bank BTN tidak akan merubah komposisi bisnis yang selama ini masih berjalan maka hal ini tidak akan menjadi masalah.
"Kalau hanya pembelian saham dan tidak akan merubah bisnis usaha BTN itu sebaiknya jangan, tapi kalau tidak merubah tidak apa-apa," pungkasnya.
Seperti diberitakan, Kementerian BUMN tengah melakukan kajian khusus mengenai akuisisi PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) terhadap PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Mandiri nantinya akan memegang penuh saham BTN dan menjadi entitas dari bank berlogo pita emas tersebut.
"Mandiri sudah beberapa kali melakukan pembicaraan dengan Kementerian BUMN soal BTN. Tetapi memang belum menemukan jalan terbaiknya saat ini pun masih bergulir," ungkap seorang sumber detikFinance di kalangan Kementerian BUMN.
Tetapi, masih menurut sumber tersebut, ternyata BRI pun berminat untuk mengakuisisi BTN. "BRI ikutan juga. Tertarik mereka. Tetapi kembali lagi menemui jalan buntu. Nanti akan dibicarakan lebih jauh mengenai hal ini," katanya.
(dru/dru)











































