Penyebab kematian CEO First Meta ini masih diselidiki polisi. Perusahaan tempat ia bekerja menyatakan bela sungkawa dalam situs resmi mereka.
"Kami sangat terkejut dan sedih atas meninggalnya teman sekaligus bos kami Autumn Radtke," tulis perusahaan di situs resminya seperti dikutip CNBC, Kamis (6/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum diangkat jadi CEO di First Meta 2012 silam, wanita kelahiran Amerika Serikat (AS) 28 tahun silam ini pernah bekerja di Apple mengembangkan perangkat lunak komputasi awan (cloud-computing software) ke Johns Hopkins University, Los Alamos Labs dan Aerospace Corp.
Setelah itu ia merintis perusahaan sendiri yaitu Xfire dan Geodelic Systems, sampai akhirnya menjadi bos First Meta, perusahaan yang melayani jual-beli mata uang digital termasuk Bitcoin.
Kematian wanita cantik ini membuat heboh industri mata uang digital terutama komunitas Bitcoin. Kabar ini menambah lagi rangkaian kematian di industri keuangan yang sudah terjadi di beberapa bankir Eropa.
Pekan lalu, pasar Bitcoin terbesar dunia, Mt.Gox, tiba-tiba tutup dan menghilang. Sebanyak US$ 500 juta (Rp 5 triliun) dana pengguna Bitcoin lenyap hanya dalam semalam.
(ang/dru)











































