Sementara laba bersih per saham tercatat naik dari Rp 123 di tahun 2012 menjadi Rp 141,59 di tahun 2013 kemarin.
Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan Bank BJB, Selasa (11/3/2014), peningkatan laba bersih bank berkode BJBR itu ditopang dari pendapatan bunga bersih yang meningkat dari tahun 2012 sebesar Rp 3,65 triliun menjadi Rp 4,78 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perhitungan rasio keuanan tercatat NPL (Rasio Kredit Macet-Nett) sedikit mengalami peningkatan seiring kredit yang tumbuh. NPL Nett naik dari 0,50% di 2012 menjadi 0,64% di 2013. Rasio Bunga Bersih (NIM) tercatat meningkat dari 6,76% di 2012 menjadi 7,96% di 2013.
Bank BJB dipimpin oleh Direktur Utama Bien Subiantoro. Adapun komposisi kepemilikan saham Bank BJB yakni Pemprov Jabar 38,26% kemudian Pemprov Banten 5,37%, Pemkab Jabar 23,61%, Pemkab Banten 7,76% dan masyarakat 25%.
(dru/dnl)











































