Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, menjelang Pemilu saat ini, kondisi peredaran uang palsu juga akan diawasi dengan ketat, sehingga tidak makin meningkat.
"Kita selama ini mengikuti kondisi saat Pemilu selama 5 tahun kondisinya tetap sama dan terukur dan terawasi dengan baik. Tetapi yang kita siapkan dan paling utama adalah pada saat hari raya. Secara umum peredaran uang terkendali, kemarin terkait uang palsu sebetulnya rasio uang palsu memang cukup meningkat, tetapi tidak besar dan kita sudah sikapi," tutur Agus Marto di kantornya, Jakarta, Senin (17/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mesti bedakan (uang palsu) dengan penipuan pembayaran. Kalau ada yang tidak membayar atau menggunakan uang monopoli untuk membayar itu termasuk kategori penipuan. Tetapi uang palsu yang memalsukan uang itu memang sedikit naik dibandingkan tahun 2013, dibandingkan tahun 2012. Tetapi terkendali," papar Agus.
(dnl/hen)











































