Rupiah Berpotensi Terus Melemah
Kamis, 09 Des 2004 09:35 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (9/12/2004) diperkirakan masih akan terdepresiasi menyusul menguatnya mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia. Apresiasi dolar ini terjadi karena menurunnya harga minyak mentah dunia dan redanya kekhawatiran terjadinya defisit neraca AS dari sejumlah investor.Pada perdagangan pagi ini, rupiah dibuka di level Rp 9.195 atau menguat 10 poin dibandingkan penutupan kemarin di level Rp 9.205. Penguatan ini hanya bersifat sementara dan diperkirakan nilai tukar rupiah akan terkoreksi pada perdagangan hari ini.Sementara itu, dolar AS tercatat menguat terhadap dolar Australia, dolar Kanada, yen, dan lain-lain.
(djo/)











































