Direktur Bank Permata Syariah Achmad K Permana mengatakan itu adalah keuntungan untuk para jemaah. Karena apabila harus menunggu selama 6 tahun, jemaah bisa lebih dulu mengikuti umrah atau manasik haji di Arab Saudi.
"Kan kalau mau haji itu kan harus menunggu. Nah ini dengan tabungan umrah itu bisa kalau 3 tahun atau tahun keempat ingin umrah duluan bisa," ungkapnya di kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (3/4/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Permata syariah itu nanti dibuka tabungan umrahnya. Dia tiap bulan bagi hasil dimasukann ke tabungan umrahnya. Jadi kalau mau umrah duluan deh, mau manasik di sana Arab Saudi. Nanti bisa. Bagus kan," jelasnya.
Permana menambahkan selama ini, memang seperti ada kurang transparansi dari keuangan haji. Terutama dalam aliran dari imbal hasil uang haji tersebut.
"Sebenarnya ini kan komitmen transparansi dari Kemenag yang selama ini hasil dari uang haji itu dikemanakan," ujar Permana.
Seperti diketahui 8 bank syariah yang ikut serta dalam pogram tabungan umrah adalah Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), Bank Muamalat Indonesia (BMI), Mega Syariah, DKI Syariah, Permata Syariah dan CIMB Niaga Syariah.
(mkl/ang)











































