Dana Asing Rp 63 Triliun Banjiri RI di 3 Bulan Pertama 2014

Dana Asing Rp 63 Triliun Banjiri RI di 3 Bulan Pertama 2014

- detikFinance
Selasa, 08 Apr 2014 16:49 WIB
Dana Asing Rp 63 Triliun Banjiri RI di 3 Bulan Pertama 2014
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran masuk modal asing masih terus berlanjut pada Maret 2013. Sehingga secara akumulatif pada triwulan I-2014, aliran masuk portfolio asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai US$ 5,8 miliar atau setara dengan Rp 63 triliun.

"Dengan perkembangan positif tersebut, cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2014 tercatat US$ 102,6 miliar, yang setara 5,9 bulan impor barang atau 5,7 bulan impor barang dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," ungkap Direktur Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Gedung BI, Jakarta, Selasa (8/4/2014).

Ke depan, sambung Tirta, BI memperkirakan perbaikan sektor eksternal berlanjut, ditopang defisit transaksi berjalan 2014 yang dapat ditekan di bawah 3,0% dari PDB dan surplus aliran masuk modal asing yang tetap besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tirta juga menjelaskan, BI akan terus mencermati berbagai risiko baik dari global maupun domestik yang dapat mengganggu ketahanan sektor eksternal dan meresponsnya dengan tepat, termasuk mengenai perkembangan Utang Luar Negeri (ULN), khususnya ULN swasta.
Β 
Pada bagian lain, BI juga mencatat, pada Maret 2014, rupiah ditutup di level Rp 11.360 per dolar AS, menguat 2,19% dibandingkan dengan level akhir Februari 2014.

Secara rata-rata, rupiah pada Maret 2014 tercatat Rp 11.420 per dolar AS, menguat 4,38% dibandingkan dengan rata-rata rupiah pada Februari 2014 sebesar Rp 11.919 per dolar AS.

"Dengan perkembangan ini, rupiah sampai Maret 2014 menguat 7,13% dibandingkan dengan level akhir tahun 2013, atau secara rata-rata menguat 2,85% dibandingkan dengan rata-rata rupiah tahun 2013," demikian Tirta.

Lebih jauh Tirta mengatakan, ke depan BI tetap konsisten menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya dan didukung berbagai upaya untuk meningkatkan pendalaman pasar uang.

Berbagai kemajuan dalam pendalaman pasar uang baik rupiah maupun valas seperti mini MRA dan transaksi lindung nilai akan ditingkatkan dan menjadi fokus kebijakan ke depan.

(dru/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads