Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan BI Rosmaya Hadi menyebutkan, saat ini sudah ada 17 penerbit uang elektronik, 8 dari bank umum, 1 BPD, dan 8 LSB.
"Penerbit uang elektronik ada 17, bank umum 8, BPD 1, LSB 8 total 17. Saat ini penggunaan uang elektronik mencapai Rp 8,7 miliar per hari. Volume transaksi 420 ribu," kata Rosmaya saat acara Edukasi Tentang Uang Elektronik di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Kamis (17/4/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini untuk mendorong financial inclusion, ini untuk efisiensi. Mendorong peningkatan keamanan dan efisiensi uang elektronik," ujar dia.
Saat ini, kata dia, penggunaan uang elektronik ini masih terbatas di Pulau Jawa. Ke depan diharapkan bisa menjangkau wilayah yang lebih luas di seluruh Indonesia.
"BI juga akan mengatur memperbanyak uang elektronik, kita arahkan ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, harus menyebar jangan hanya Pulau Jawa," cetusnya.
(drk/ang)











































