Bank Mandiri Akuisisi BTN, Ini Tanggapan Gubernur BI

Bank Mandiri Akuisisi BTN, Ini Tanggapan Gubernur BI

- detikFinance
Senin, 21 Apr 2014 11:25 WIB
Bank Mandiri Akuisisi BTN, Ini Tanggapan Gubernur BI
Jakarta - Rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara (BTN) oleh PT Bank Mandiri Tbk sudah sampai ke telinga Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Apa komentar bank sentral selaku regulator?

Menurut Agus, sampai saat ini dua bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu belum melakukan pembicaraan secara khusus dengan BI. Bank sentral juga belum mendapat laporan resmi soal rencana akuisisi ini.

"Kalau seandainya sistemnya mendorong terjadi perbankan yang lebih sehat, terjadinya kondolidasi perbankan, itu adalah sesuatu yang harus kita dukung. Namun semua harus dilakukan dengan pengelolaan yang sehat," katanya ditemui usai acara Penandatanganan MoU Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Gedung BI, Jakarta, Senin (21/4/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus sendiri tak mau berkomentar lebih banyak terkait rencana pembelian saham BBTN oleh BMRI itu. Menurutnya, dua entitas tersebut merupakan BUMN, sehingga tunduk ke Kementerian BUMN.

"Sebaiknya ditanyakan ke menteri BUMN, sedangkan BI sebagai otoritas moneter dan mengawasi makroprudensial hanya bisa menyampaikan dari pandangan kami. Terkait fungsi kami," jelasnya.

Mengenai proses akuisisinya, Agus percaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengawasi dengan seksama. Sehingga akuisisi tersebut akan mendapat restu OJK jika memang hasilnya akan menguntungkan.

"Secara umum BI melihat kondisi makroprodensial. Rasio kecukupan modal, bank sehat. Rasio likuiditas baik. Rasio kredit bermasalah ada di tingkat rendah. Kalau seandainya ada rencana merger, nanti kita awasi lebih dalam," ujarnya.

Kemarin ratusan karyawan BTN dari seluruh Indonesia berdemo di kantor pusat BTN di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Karyawan BTN melakukan aksi demonstrasi menolak rencana pemegang saham terkait akuisisi BTN oleh Bank Mandiri.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku tidak terlalu ambil pusing terhadap aksi penolakan karyawan bank pelat merah tersebut. Bahkan ia menantang karyawan untuk langsung melakukan aksi unjuk rasa kepada dirinya sebagai Menteri BUMN.

"Saya nggak peduli. Kalau karyawan mau demo silakan. Kalau direksi nggak bisa atasi. Silakan demo ke saya," kata Dahlan kepada detikFinance.

Pasca akuisisi, BTN akan menjadi anak usaha Bank Mandiri. Saat ini total saham pemerintah di BTN mencapai 60,14% dan sisanya dimiliki oleh publik. Saham pemerintah itu yang akan dialihkan ke Bank Mandiri

(mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads