Seskab Dipo Alam Ikut Angkat Bicara Soal Rencana Bank Mandiri Akuisisi BTN

Seskab Dipo Alam Ikut Angkat Bicara Soal Rencana Bank Mandiri Akuisisi BTN

- detikFinance
Rabu, 23 Apr 2014 16:11 WIB
Seskab Dipo Alam Ikut Angkat Bicara Soal Rencana Bank Mandiri Akuisisi BTN
Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam ikut menanggapi soal pro kontra rencana akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. Rencana akuisisi yang digagas Kementerian BUMN tak mendapat dukungan dari Setkab.

Dipo mengatakan telah berpesan kepada menko perekonomian, menkeu, menteri BUMN, dirut Mandiri, dan dirut BTN agar tak mengambil kebijakan strategis saat ini. Hal ini berdasarkan arahan Presiden SBY dalam dua kali sidang kabinet beberapa waktu lalu.

"Bahwa menteri dan pimpinan non kementerian pada masa pileg dan dan pilpres dilarang mengambil kebijakan strategis dan berdampak luas ke masyarakat dan membebani pemerintah mendatang," jelas Dipo saat konferensi pers di Kantor Sekretariat Negara, Kompleks Istana Negara, Rabu (23/4/2014)

Ia mengatakan rencana akuisisi BTN telah meresahkan masyarakat dan karyawan BTN. Sehingga perlu ditunda sampai ada kejelasan yang menyeluruh dan berpatokan pada peraturan perundangan tentang perseroan terbatas, BUMN, dan perbankan.

"Maka pelepasan saham negara di BTN harus melalui prosedur dan prasyarat dalam perundangan seperti PP 28 tahun 1999 tentang merger, konsolidasi, dan akuisisi bank. Lalu ada PP 41 tahun 2003 dan PP 43 tahun 2005," jelasnya.

Ia juga ingin rencana akuisisi BTN oleh Bank Mandiri tidak dipublikasikan secara luas kepada masyarakat sebelum ada kesatuan pendapat di internal pemerintah. Apalagi belum memenuhi persyaratan dan prosedur pengalihan saham negara di BUMN.

"Jadi kalau ini masih lama jangan dibuat dulu, saya minta semua karyawan BTN memahami surat edaran yang kami ungkapkan," katanya tanpa menjelaskan isi surat edaran.

Saat menyampaikan sikapnya, Dipo Alam hanya berbicara 7 menit yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Keterangan Dipo Alam berlangsung satu arah, tanpa ada tanya jawab. Dipo alam hanya sendirian menyampaikan sikap soal BTN di Kantor Sekretariat Kabinet, Kompleks Istana Negara.

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di sela-sela Inacraft JCC, Jakarta mengatakan tak lagi mau mengomentari soal rencana BTN diakuisisi Bank Mandiri.

"Saya nggak mau komentar lagi soal itu, saya sudah sampaikan ya dibahas saja soal itu. Suratnya kan baru saya terima Senin kemarin, saya cek menteri keuangan beliau juga belum," tegas Hatta.

(hen/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads