Ditegur OJK, Bos BTN Janji Turunkan Angka Kredit Macet

Ditegur OJK, Bos BTN Janji Turunkan Angka Kredit Macet

- detikFinance
Senin, 05 Mei 2014 16:59 WIB
Ditegur OJK, Bos BTN Janji Turunkan Angka Kredit Macet
Jakarta - Tingkat Non Performing Loan (NPL) alias kredit macet PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) masih tinggi di kisaran 3%. Tingginya NPL ini membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melayangkan surat teguran kepada perseroan.

Direktur Utama BTN Maryono menyebutkan, hingga Maret 2014, NPL Nett perseroan mencapai 3%, khusus untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FLPP) kredit macetnya sebesar 1,5%. Maryono berjanji, di akhir tahun angka kredit macet BTN bisa ditekan di angka 2,6%.

"Posisi NPL net per Maret 2014 sebesar 3%, untuk FLPP secara total 1,5%. Soal NPL ini pemeriksaan sudah selesai di 2013 tinggal kita melakukan perbaikan. Kita akan berusaha menurunkan NPL. Akhir tahun target bisa 2,6%," kata Maryono saat ditemui di Gedung BTN, Jakarta, Senin (5/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, tingginya angka kredit macet ini disebabkan karena mayoritas debitur berasal dari Masyarakat Berpengahsilan Rendah (MBR). Apalagi, kata dia, di triwulan I-2014, musim hujan intensitasnya masih tinggi.

"KPR kita kan yang untuk rumah bersubsidi itu adalah yang gajinya pas-pasan. Musim hujan kredit macet tinggi karena mereka yang MBR lebih ke kebutuhan primer sehingga triwulan I kredit melambat," jelas dia.

Namun begitu, Maryono masih optimistis bisa menyalurkan pertumbuhan kredit di angka 17-18% di tahun ini dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 22%.

Maryono mengaku, hingga kini pihaknya belum mendapat surat panggilan dari OJK maupun Bank Indonesia (BI) terkait permasalahan kredit macet ini.

"Kami belum mendapatkan konfirmasi dari OJK dan BI. Tapi BTN akan melakukan perbaikan," pungkasnya.

(drk/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads