Bank Indonesia (BI) mengumumkan suku bunga acuan tetap sebesar 7,5%. BI Rate pada tingkat tersebut dinilai sudah sejalan dengan perkiraan inflasi ke depan.
Demikian disebutkan Agus Martowardojo, Gubernur BI, dalam jumpa pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (8/5/2014).
Setelah sempat bertahan cukup lama di 5,75%, BI Rate mulai merangkak naik sejak pertengahan tahun lalu. Namun setelah mencapai 7,5% pada November 2013, BI Rate bertahan hingga sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Permintaan domestik masih tumbuh. Pertumbuhan investasi bahkan melejit dari 4,4% menjadi 5,2%," kata Helmi dalam risetnya.
Dian Ayu Yustina, Ekonom Bank Danamon, juga berpendapat senada. Menurutnya, menaikkan atau menurunkan BI Rate bukanlah pillihan untuk saat ini.
"Pertumbuhan ekonomi ternyata lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar, sehingga menaikkan BI Rate bukanlah langkah bijak. Menurunkannya juga demikian, karena ada potensi inflasi akibat kenaikan tarif listrik industri," papar Dian.
Β
(mkl/hds)











































