"Citibank belum pernah ada yang dibobol. Tapi kita mendukung usaha OJK dan BI memberikan deadline untuk ATM mesti melalui chip," kata Citi Country Officer Indonesia Tigor Siahaan saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (13/5/2014).
Dia menjelaskan, mulai 1 Januari 2016, seluruh transaksi perbankan baik melalui ATM atau kartu kredit sudah harus menggunaka chip.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Tigor mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan internal terhadap para nasabahnya. Hal ini untuk mencegah terhadap hal-hal yang tidak seharusnya terjadi.
"Di Citibank, komputer tidak bisa dimasukkan floppy disk, dan lain-lain. Hanya bisa dilakukan di dalam kantor. Tidak bisa dibawa keluar. Internal data security juga restriktif. Info data ada 4 kategori. Email data dari saya ke nasabah harus melalui secure winzip. Itu wajib untuk semua karyawan. Dari internal data security, kita juga menjaga kerahasiaan data nasabah. Karyawan tidak bisa email data nasabah ke akun emailnya, akan ketahuan IT. Itu pelanggaran dan bisa diterminasi. Kita mau menjaga nasabah kita," pungkasnya.
(drk/ang)











































