Hegemoni 10 Bank Papan Atas Perlu Diwaspadai

Hegemoni 10 Bank Papan Atas Perlu Diwaspadai

- detikFinance
Sabtu, 18 Des 2004 12:20 WIB
Jakarta - Hegemoni 10 bank papan atas perlu diwaspadai untuk menghindari terjadinya pasar oligopoli. Pasalnya jika terjadi pasar oligopoli di sektor perbankan maka masyarakat tidak punya pilihan lain untuk menempatkan dananya.Demikian disampaikan pengamat perbankan Ryan Kiryanto di sela-sela diskusi perbankan di Hotel Mandarin Oriental, JL. Thamrin, Jakarta, Sabtu (18/12/2004). Menurut Ryan, potensi terbentuknya pasar oligopoli sangat terbuka karena 70 persen aset perbankan nasional hanya dikuasai oleh 10 bank papan atas. Bank itu antara lain Bank Mandiri, BCA, BNI dan BRI.Ryan mengungkapkan sebenarnya dari indikator utama perbankan, kondisi perbankan nasional sudah cukup membaik. Berdasarkan data Agustus 2004, rasio kecukupan modal (CAR) tumbuh dari 19,4 persen pada tahun 2003 menjadi 21 persen. Pertumbuhan kredir mencapai 20 persen. Kredit bermasalah (NPL) turun dari 8,2 persen pada tahun 2003 menjadi 7,1 persen.Namun demikian, lanjutnya langkah merger dan akuisisi bank-bank kecil yang modalnya pas-pasan tak bisa dielakkan karena jika penutupan bank terus terjadi maka ongkos yang dikeluarkan akan terlalu besar.Sementara itu, berkaitan dengan kondisi perbankan pada 2005, Ryan optimis akan semakin membaik. Ekspansi kredit diperkirakan bisa tumbuh 25 hingga 30 persen. Apalagi jika proyek infrastruktur bisa benar-benar dijadikan program utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sedangkan untuk suku bunga perbankan khususnya suku bunga dana diperkirakan akan naik karena inflasi akan naik 6-7 persen. SBI akan bergerak di kitaran 7-8 persen.Sedangkan untuk suku bunga kredit diperkirakan tidak akan mengalami peningkatan. Pasalnya kalau dilakukan peningkatan maka pelaku usaha akan mencari sumber pembiayaan lain seperti melalui right issue, IPO dan mekanisme lain di pasar modal. (iy/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads