Bila dibandingkan dengan triwulan I-2013 pertumbuhannya bahkan mencapai 15,6%. Kemudian triwulan I-2012 sebesar 14,2% dan triwulan I-2011 sebesar 16,3%.
Demikianlah laporan perkembangan ekonomi dari Bank Indonesia (BI) yang dikutip detikFinance, Jumat (16/5/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, BI juga memusnahkan dan mengganti uang yang tidak layak edar (UTLE) sejumlah 1,3 miliar lembar/keping atau senilai Rp 28,6 triliun. Dengan tujuan untuk meningkatkan kelayakan uang yang beredar.
Jumlah pemusnahan UTLE tersebut lebih rendah dibandingkan dengan triwulan IV-2013 yang tercatat sebesar 1,7 miliar lembar/keping atau senilai Rp41,3 triliun.
Hal ini terjadi karena pada periode perayaan Natal dan liburan akhir tahun lalu, Bank Indonesia banyak mengedarkan uang tunai berkualitas baik yang kemudian kembali ke Bank Indonesia pada periode laporan, sejalan dengan arus balik dana perbankan, dalam kondisi masih layak edar.
(mkl/ang)











































