PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang mengagendakan perubahan susunan komisaris perseroan. Dalam RUPSLB ini, perseroan tidak membahas soal rencana akuisisi BTN oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Menurut Direktur Utama BTN Maryono RUPSLB ini hanya membahas satu agenda yang memerlukan persetujuan pemegang saham, yaitu perubahan susunan pengurus perseroan.
Rapat yang digelar hari ini di Menara BTN, Jakarta, Rabu (21/5/2014), tidak mengubah susunan Direksi Bank BTN. Perubahan pengurus hanya terjadi pada susunan Dewan Komisaris perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian BUMN selaku pemegang saham BTN dan Mandiri diminta mengkaji lebih dalam dan melakukan koordinasi agar proses akuisisi tidak menimbulkan polemik.
Dipo telah berpesan kepada menko perekonomian, menkeu, menteri BUMN, dirut Mandiri, dan dirut BTN agar tak mengambil kebijakan strategis saat ini. Hal ini berdasarkan arahan Presiden SBY dalam dua kali sidang kabinet beberapa waktu lalu.
(ang/ang)











































