Kubu Jokowi-JK Tak Prioritaskan Perubahan Rp 1.000 Jadi Rp 1

Kubu Jokowi-JK Tak Prioritaskan Perubahan Rp 1.000 Jadi Rp 1

- detikFinance
Kamis, 05 Jun 2014 15:49 WIB
Kubu Jokowi-JK Tak Prioritaskan Perubahan Rp 1.000 Jadi Rp 1
Jakarta - Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan rencananya akan membahas program redenominasi, atau penyerderhanaan nilai mata uang rupiah. Dengan redenominasi, Rp 1.000 berubah menjadi Rp 1.

Bagaimana rencana redenominasi di mata pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla?

Ketua Tim Ekonomi Jokowi-JK, Arif Budimata, menuturkan program redenominasi tidak menjadi prioritas di dalam visi dan misi mereka. "Saya rasa, pemerintah sekarang nggak setuju. Kalau nggak setuju, dia nggak didorong. Menurut pandangan kami, redenominasi bukan jadi agenda prioritas," kata Arif di Gedung Permata Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arif menuturkan Jokowi JK lebih memfokuskan pada perbaikan kondisi fundamental ekonomi. Pasalnya saat ini fundamental ekonomi Indonesia bisa dibilang rapuh.

Contohnya transaksi berjalan (current account) yang masih terus mengalami defisit. Ini pula yang kemudian menyebabkan rupiah rentan terhadap tekanan.

"Kalau punya fundamental ekonomi yang kuat, rupiah menguat dengan sendiri," ujarnya.

Arif menuturkan negara tetangga Indonesia yakni Vietnam memiliki nominal mata uang yang lebih besar daripada rupiah. Namun negara tersebut tidak melakukan redenominasi.

"Dong Vietnam nilainya lebih dari 20 ribu per dolar AS. Tapi mereka tidak melakukan redenominasi," tegasnya.

Β 
(feb/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads