1 Juta Pengusaha Pemula Naik Kelas Soal Kredit Bank

1 Juta Pengusaha Pemula Naik Kelas Soal Kredit Bank

- detikFinance
Minggu, 08 Jun 2014 11:30 WIB
1 Juta Pengusaha Pemula Naik Kelas Soal Kredit Bank
Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 9,5 triliun untuk 700.000 UKM dan pengusaha pemula, periode Januari-April 2014. Sejak 2007 hingga akhir April 2014, BRI telah menyalurkan KUR kepada hampir 10 juta debitur, sebanyak 1 juta debitur KUR sudah naik kelas jadi penerima kredit komersial.

Total KUR yang telah disalurkan BRI dari tahun 2007 hingga April 2014 sebesar Rp 96,522 triliun. Tercatat hingga akhir 2013 lalu, total KUR BRI mencapai Rp 87 triliun.

”Jadi, KUR kita tembus Rp 96,5 triliun sampai akhir April 2014 sejak KUR diluncurkan tahun 2007," kata Sekretaris Perusahaan BRI Budi Satria dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/6/2014)
 
Perseroan tetap berhati-hati dalam menyeleksi calon debitur KUR. Hal tersebut terlihat dari persentase kredit bermasalah (non performing loan/NPL) KUR yang hanya sebesar  2,34%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Target kami memang usaha mikro dan pengusaha pemula, utamanya di pasar-pasar dan sentra-sentra perekonomian rakyat. Namun selain ekspansif kami juga melakukan pendampingan dan pembinaan. Hasilnya, bisa terlihat NPL KUR sangat terjaga pada level yang ideal," katanya.
 
Porsi KUR BRI secara nasional sebesar 64,24% dari total KUR nasional Rp 150,3 triliun.

“Adapun komposisi KUR BRI terdiri dari KUR Ritel sebesar Rp 18,442 triliun dan KUR Mikro sebesar Rp 78,080 triliun,” katanya.

Sektor ekonomi dan usaha yang menyerap KUR BRI masing-masing perdagangan dan bisnis kuliner mencapai 61%, disusul dengan pertanian 14,23%.

Menurut Budi, BRI juga mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas debitur KUR. Hal tersebut terlihat dari munculnya aksi migrasi ratusan ribu debitur KUR BRI ke kredit komersial BRI

“Yang naik kelas hampir satu juta debitur KUR ke Kredit Komersial BRI. Pinjaman mereka tercatat Rp 15,429 triliun,” ucap Budi.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads