Hadapi Ramadan dan Lebaran, BI Purwokerto Siapkan Rp 2,7 Triliun

Hadapi Ramadan dan Lebaran, BI Purwokerto Siapkan Rp 2,7 Triliun

- detikFinance
Senin, 23 Jun 2014 14:34 WIB
Hadapi Ramadan dan Lebaran, BI Purwokerto Siapkan Rp 2,7 Triliun
Purwokerto - Menghadapi bulan ramadan hingga lebaran, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Jawa Tengah, menyiapkan uang pecahan sebesar Rp 2,7 triliun untuk mengantisipasi penukaran dan penarikan uang oleh perbankan maupun masyarakat. Jumlah tersebut meningkat sekitar 20% dibanding tahun 2013 yang hanya Rp. 2,3 triliun.

"Peningkatan ini dipengaruhi dari data perputaran inflow dan outflow di wilayah kerja Bank Indonesia yang selalu naik," kata Deputi Kepala Perwakilan BI Purwokerto Fadhil Nugroho, Senin (23/6/2014).

Menurut dia, permintaan masyarakat terhadap uang pecahan terbesar adalah pada pecahan Rp 20 ribuan disusul pecahan Rp 10 ribuan dan Rp 5 ribuan. Sedangkan oleh perbankan terbesar adalah pecahan Rp 50 ribuan, disusul Rp 100 ribuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data Bank Indonesia Purwokerto, permintaan penukaran uang masyarakat dan penarikan oleh bank umum cenderung meningkat. Pada 2011, penukaran dan penarikan oleh bank umum dan masyarakat pada saat Ramadan dan Lebaran sebesar Rp 1,5 triliun, kemudian pada tahun 2012 meningkat menjadi Rp 1,7 triliun.

"Masyarakat kita akan lebih bangga jika bisa memberikan uang lebaran kepada sanak saudara dalam bentuk uang yang masih baru atau 'crispy' atau yang lebih dikenal sebagai uang Hasil Cetak Sempurna (HCS)," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan tetap melayani penukaran uang pecahan dari masyarakat berapapun besarnya. Namun BI akan membatasi permintaan terhadap pecahan Rp 1.000-an karena jumlahnya sangat terbatas.

"Penukaran uang untuk menghadapi lebaran tersebut dilayani mulai minggu pertama Ramadhan. Pelayanan penukaran uang dari hari Senin hingga Kamis, pukul 08.00 - 12.00 WIB," jelasnya.

Dia mengungkapkan, BI Purwokerto juga akan menggandeng sejumlah perbankan untuk melayani penukaran uang selama ramadan hingga menjelang lebaran di antaranya yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Bank Jateng, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, PD BPR BKK Cilacap, BPR Surya Yudha, dan BPR Gunung Slamet.

"Kami juga berharap masyarakat untuk tidak menukarkan uang kepada para pedagang penukar uang, sehingga tidak perlu dipotong biaya yang memberatkan. Di Bank Indonesia, uang seratus ditukar seratus, sejuta ditukar sejuta, gratis tanpa biaya," ungkapnya.

(arb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads