"Sampai 16 Juni 2014 ada 15.921 yang lapor lewat call center OJK. Macam-macam laporan. Mereka banyak juga soal pengaduan skimming, premi, leasing, dan lain-lain," kata Lucky saat ditemui di Kantor OJK, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (23/6/2014).
Dia merinci, dari total laporan yang masuk ke OJK, sebanyak 1.432 memberikan informasi dan 12.500 bertanya soal sektor keuangan. OJK selaku regulator terus mengantisipasi adanya tindak kejahatan dari berbagai laporan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sardjito mencontohkan Michael Ong, mantan Direktur Utama Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS). Sosok Michael dinilai agamis sehingga mampu memberikan kepercayaan kepada masyarakat.
"Kabarnya kan dia mualaf, dia juga sering datang ke MUI, jadi ya dianggap imannya bagus, investasi aman. Rasionalitas dipakai dulu. Pokoknya return sangat besar perlu curiga. Kita juga perlu koordinasi untuk mengurangi kejahatan-kejahatan," cetusnya.
(drk/hds)











































